Sampit Oh Sampit



Bismillaah. Assalamu'alaykum.

Ini adalah postingan perdana saya pada blog ini dan sebenarnya agak susah bagi saya untuk mencurahkan perspektif. Kenapa? karena jika anda-anda sekalian mengetikkan kata "Sampit" pada kolom pencarian Google, maka yang ada di halaman pertama biasanya adalah mengenai peristiwa tahun 2001, iya benar, tentang konflik antar etnis dan juga kebanyakan diantara mereka menganggap Sampit itu menyeramkan.

Saya pribadi merasa agak jengkel dengan kesan orang-orang dari daerah lain yang terkesan takut dengan orang-orang Sampit. Namun apa daya, begitulah keadaan masa lalu di kota ini. Akan tetapi saya katakan "Sampit yang itu bukanlah sampit yang sekarang", Sampit tidaklah se-menyeramkan yang ada di benak anda-anda sekalian.

Ada beberapa hal yang akan saya ketik dalam bentuk Poin per Poin, sehingga (insya allah) akan merubah mindset teman-teman yang terlanjur terkena doktrin Sampit itu menyeramkan.

  1. Sampit adalah sebuah ibukota dari Kabupaten Kotawaringin Timur, yang terletak di Provinsi Kalimantan tengah dengan kordinat peta 2°32′LU 112°57′BT.
  2. Sampit mempunyai nama sebutan Kota Mentaya (yang saya pribadi tidak mengetahui artinya apa).
  3. Mirip-mirip dengan namanya Sampit, kota ini memang agaknya "sempit" jika dibandingkan dengan kota-kota lain yang terkenal. Sehingga orang-orang di Sampit kebanyakan menggunakan kendaran roda dua, entah bersepeda motor ataupun bersepeda manual. :D
  4. Meski kota ini kecil, namun (insya allah) tidak akan teman-teman sekalian temukan kemacetan di kota ini. Jika teman-teman ingin mencari kemacetan, silahkan jalan-jalan pada saat malam tahun baru. Saya berani menjamin -dengan izin Allah- akan ada kemacetan besar di kota ini. hehe
  5. Salah satu kelebihan dari kota ini yang saya banggakan adalah, tidak adanya ditemukan banyak anak-anak gelandangan/jalanan ataupun pengamen. Anak-anak disini sudah terbiasa "gengsi-an", mereka lebih memilih menjadi penjual koran di persimpangan lampu merah daripada menjadi pengemis. :top dah:
  6. Untuk masalah transportasi antarkota, Sampit mempunyai beberapa sarana transportasi seperti terminal bus (Patih Rumbih), pelabuhan, dan bandara (H. Asan Airport). Jadi teman-teman tinggal memilih jalur transportasi yang disukai.
  7. Jika teman-teman suka JJS-an (Jalan-Jalan Sore) berkendara. Biasanya ada satu jalan utama yang sering di jadikan tujuan para anak muda untuk JJS-an, yaitu hamer (alias H.M. Arsyad).
  8. Tempat Pariwisata? Santai saja. Di kota ini terdapat beberapa tempat wisata seperti Pantai Ujung Pandaran, Wisata Danau Alam Salju, Wisata Danau Biru, dll.
  9. Bagi teman-teman yang suka berolahraga pagi di hari minggu ada juga tempat Track Jogging, biasanya orang-orang berkumpul di Taman Kota maupun di Stadion 29 November. Khusus di Taman Kota, biasanya pada hari minggu pagi diadakan senam Aerobic bersama.
  10. Makanan khas? Yang saya ketahui dan tidak ada di kota lain terutama di Pulau Jawa, yaitu Telor Mata Gajah. Namanya aneh? Padahal yang digunakan Telor Puyuh loh. Aneh kan? Ya cukup aneh, se-aneh Telor Mata Sapi yang dibuat dari Telor Ayam. hehe
    Oiya, tidak hanya dari namanya saja yang aneh. Penjualnya pun dapat saya katakan aneh. Kenapa? karena biasanya yang menjual makanan tersebut adalah orang jawa -_-. Tak apalah, yang penting udah jadi trademark nya orang sampit. :oketekdos:
    Kemudian, Telor mata gajah ini cukup gampang ditemukan, Namun saya merekomendasikan warung yang berada di jalan Pemuda di daerah taman kota dan biasanya warung ini buka pada sore hari hingga malam hari. Rasanya yang khas terbuat dari adonan tepung dengan tambahan wortel juga daun bawang serta telor puyuh nya itu loh. Apalagi jika ditambah dengan saos tomat, wihhh pokoke. :ngiler: 

Saya rasa cukup dengan sepuluh poin tersebut, semoga teman-teman sekalian mendapat sedikit gambaran kota kelahiran saya di masa ini, Kota Sampit. :)

Itulah sekilas dari saya mengenai Sampit Oh Sampit

---
Bonus untuk anda sekalian. hehe



Post a comment