Save Aleppo


Tahukah kamu bahwasanya hari ini hampir saja aku menangis tersedu-sedu? tatkala imam sholat jum'at membacakan potongan ayat Al-qur'an yang sangat kukenal.

Fadzkuruunii adzkurkum wasykuruu lii walaa takfuruun.
Bulu kuduk-ku merinding, ada sesuatu yang mulai merasuki kesadaranku. Teringat akan apa saja yang telah terlintas sejak kedua mata ini terbuka dari subuh tadi.
Mungkinkah aku sedang ditegur karena lupa? lupa untuk mengingat Allah -azza wa jalla-? lupa 'tuk bersyukur dengan keadaanku hari ini, hingga seakan-akan aku kufur akan nikmatnya? lupa akan keadaan saudara seimanku disana? Astaghfirullah.

Yaa ayyuhaalladziina aamanuu ista'iinuu bishshabri washshalaati innallaaha ma'a shshaabiriin.
Ketika ayat ini dibacakan, lebih hebat lagi pengaruhnya, hampir seluruh tubuhku merinding. Kusadari bahwa ketika aku meminta pertolongan dengan sholat, aku bisa meminta dengan tenang dan dapat menanti dengan sabar. Bagaimana dengan mereka? Perjuangan mereka lebih berat, sangat berat. iyyakana'budu wa iyya kanasta'in.

Walaa taquuluu liman yuqtalu fii sabiilillaahi amwaatun bal ahyaaun walaakin laa tasy'uruun.
Walanabluwannakum bisyay-in mina lkhawfi waljuu'i wanaqshin mina l-amwaali wal-anfusi watstsamaraati wabasysyiri shshaabiriin.
Alladziina idzaa ashaabat-hum mushiibatun qaaluu innaa lillaahi wa-innaa ilayhi raaji'uun.
Ulaa-ika 'alayhim shalawaatun min rabbihim warahmatun waulaa-ika humul muhtaduun.
Di ayat-ayat tersebut seringnya yang kulakukan hanyalah menyeka kedua mata . :)

Mari Doakan dan Donasikan.
Allahummansur ikhwanana fi Suriah wa fi Aleppo.

Post a Comment